Mutiara Berharga dari Nasehat Dan Arahan Syaikh Hani Bin Buraik hafizhohulloh
Alhamdulillah, Malam Kamis 29 Rabiul Awal 1435 H yang
bertepatan dengan 29 Jan 2014 M, Syekh Hani bin Buraik hafizhohulloh memberikan
kalimat-kalimat indah yang menyejukkan hati para salafi. Dengannya –insya Allah-
hati yang membara berubah jadi sejuk; benang yang terputus, akan tersambung kembali.
Adapun
inti dan kesimpulan penting dari nasihat dan arahan Syekh Hani bin Buroik, maka
hal itu terhimpun dalam beberapa poin berikut ini.:
1. Syaikh sangat bahagia bisa menyampaikan nasehat pada pertemuan yang mubarok ini.
2. Perselisihan merupakan sesuatu yg pasti terjadi, namun dengan kejujuran perselisihan itu akan selesai.
3. Siapapun akan terjatuh pada kesalahan, dan sebaik2 orang yg berbuat kesalahan adalah mereka yg bertaubat kepada Allah subhanahu wa ta’ala.
4. Adanya kesalahan dan perselisihan merupakan realita yg menuntut kita untuk menyelesaikannya.
5. Syaikh sangat berterimakasih dr upaya yg dilakukan semua pr asatidzah, al-ustadz alfadhil luqman ba’abduh dan yg bersama dengannya, jg al-ustadz alfadhil dzulqarnain dan yg bersama dengannya untuk mencari penyelesaian lewat ulama.
6. Keadaan yg sangat membahagiakan bg syaikh, adanya keinginan dari semua pihak untuk meminta nasehat dari seorang alim.
7. Perselisihan harus diselesaikan dan dikembalikan kpd ulama. Syaikh sangat berterimakasih kpd semua pihak, al-ustadz luqman dan al-ustadz dzulqarnain yg berupaya mencari penyelesaian.
8. Persatuan merupakan asas yg harus senantiasa diupayakan dan diwujudkan. Dakwah tidak akan tegak kcl ada upaya saling nasehat-menasehati diantara mereka, dan semangat untuk kembali kepada kebenaran.
9. Dengan adanya beragam bid’ah dan adanya orang-orang yg berupaya merusak dakwah, maka hendaknya para ahlussunnah mrk berupaya menyingsingkan lengan mereka, untuk senantiasa menyatukan langkah mrk, dan berupaya untuk selalu kembali kepada al-qur’an dan sunnah.
10. Syaikh sangat bersyukur dan berterimakasih kepada al-ustadz luqman ba’abduh dan al-ustadz dzulqarnain yg telah berupaya untuk menyatukan kalimat dan kembali kepada orang tua kita, guru kita asy-syaikh rabi’ bin hadi.
11. Risalah ke 2 benar-benar datang dari syaikh rabi, yg ditulis oleh syaikh hani dan disampaikan kpd syaikh rabi'.
12. Adanya kesalahan didalam memahami risalah (surat pertama) yg dibawa/disampaikan oleh syaikh hani dari syaikh rabi' ditengah-tengah kita. Merupakan kesalahan ketika menggunakan risalah ini sbg jalan untuk memutuskan hubungan/untuk menghajr al-ustadz dzulqarnain, atau dijadikan surat ini sbg alasan untuk memutuskan hubungan atau beragam bentuk takwil yg tidak sewajarnya. dan bentuk-bentuk penakwilan yg ada, kesemuanya merupakan perkara yg tidak benar. dan sungguh apa yg dituliskan bukanlah untuk dipahami sebgaimana pemahaman2 yg ada, tetapi tulisan yg ada adalah untuk menyatukan langkah dan untuk menghilangkan perpecahan, dan untuk spy mrk bersatu dan berta’awun sesama mrk. Surat (pertama) yg sampai dari syaikh rabi ini bukan bentuk menjadikan al-ustadz dzulqarnain sbg seorang ahlul bid’ah, tetapi apa yg datang dari beliau (syaikh rabi’) adalah arahan yg untuk bersegera sbgmn yg diisyaratkan untuk menemui syaikh rabi’ dan kemudian sbgmna terjadi, terjadilah pembicaraan antara beliau dan sampai datangnya risalah (kedua) sebgaimana yg tlh kita baca.
13. Syaikh sangat berterimakasih atas sambutan al-ustadz dzulqarnain ketika datangnya risalah (pertama) kemudian bersegera untuk mendatangi negeri arab Saudi untuk menemui syaikh rabi’ dan menerima arahan dan wejangan2 yg disampaikan kepadanya. dan hakekatnya syaikh sangat berterima kasih kpd semua pihak, dan diterimanya nasehat ini mrpkan kemuliaan.
14. Apa yg terjadi dari bentuk pentakwilan2 trhdp risalah yg sampai ini adalah sesuatu yg tidak pada tempatnya atau sesuatu yg salah. Kesemuanya telah selesai dengan ruju’nya al-ustadz dzulqarnain. tidak dibenarkan untuk kembali mentakwilkan perkataan para ulama dgn pentakwilan2 yg tidak sewajarnya.
15. Benar-benar menjauhi sgl bentuk sebab2 perpecahan. diantaranya; Urusan2 pribadi atau tujuan2 yg sifatnya pribadi. Adanya segolongan orang yg mrk berjalan menyimpang baik dr kalangan ahlul bid’ah, atau dalam kalangan orang-orang yg mrk terjatuhkan dalam kesalahan, sebgaimna yg trjdi pada diri jafar shalih yg sampai sekarang ia terjatuhkan dalam kesalahan dan semoga ia cepat kembali sbgmn sikap ahlussunnah untuk cepat kembali kpd kebenaran dn berjumpa dgn pr ulama dn menyampaikan semua yg berkaitan tentunya dgn kebaikan2 yg akan kembali pd dirinya dn kembali pd ummat ini.
16. Asalnya syaikh hani tdk mau menyampaikan kalimat ini di tempat ini (masjid al-muhajirin wal anshar depok) krn sampainya berita kpd beliau bhw masjid ini dipegang oleh jafar shalih. Tetapi ketika telah disampaikan bgmn hakikat masjid ini maka akhirnya syaikh menyampaikan sbgm saat ini yaitu penelponan secara langsung untuk menyampaikan arahan.
17. Yang berkaitan dgn jafar shalih, ataupun yg lainnya siapapun yg tergelincir, atau siapapun yg memuji ihya turots, atau memuji gerakan2 yg akan merusak dakwah ini hendaknya diwaspadai. hendaknya semuanya memiliki semangat untuk kembali/meruju kpd pr ulama.
18. Nasehat2 yg sampai kpd kita dr pr ulama adlh nasehat yg jelas, nasehat untuk kembali kpd qur’an dn sunnah.
19. Untuk menjaga kalimat dan persatuan, dan menjaga dari perkara2 yg akan menjadi sebab perpecahan.
20. Sepulangnya al-ustadz dzulqarnain dari Makkah, maka selesailah semua permsalahan.
21. Adapun munculnya takwil2 ataupun yg lainnya maka itu sebuah kesalahan atau menanggapi dgn tidak sewajarnya.
22. Syaikh memuji kpd al-ustadz luqman ba’abduh hafizahullah dan al-ustadz dzulqarnain hafizahullah yg tlh berupaya untuk menyatukan kalimat.
23. Jagalah persatuan, sgl sesuatu yg trjadi dr perselisihan atau perkara yg akan mnjdi bibit permusuhan agar cepat dilerai dan dikembalikan kpd ulama shingga diselesaikan scr dini.
24. Syaikh Hani sebenarnya berkeinginan setelah sepulangnya al-ustadz dzulqarnain dari Makkah, beliau ingin untuk menyampaikan nasehat secara langsung. namun dikarenakan kesibukan al-ustadz dzulqarnain maka tertundalah acara hingga hr ini. dan tentunya sekiranya -qadarallah wa maa sya’a fa’ala- muhadarah ini terjadi di awal kepulangan (ustdz dzulqarnain) tentunya akan lebih baik.
25. Kepulangan al-ustadz dzulqarnain ke negeri Indonesia maka selesailah semua permasalahan, dan tidak dibenarkan untuk kembali membawa takwil2, membawa penafsiran2 yg salah trhdap perkataan pr ulama.
26. Syaikh hani berterimakasih kpd al-ustadz alfadhil luqman ba’abduh hafizahullah dan al-ustadz alfadhil dzulqarnain untuk kembali kpd al-qur’an dan sunnah.
27. Untuk memiliki semangat dan upaya menjaga dakwah ini. berhati2 dari bentuk2 perselisihan dan perpecahan.
28. Takutlah kpd Allah, hendaknya benar2 menjaga dakwah sunnah ini. Siapa yg mendengarkan perkataan syaikh hani ini baik dari al-ustadz dzulqarnain dan bersamanya, dan al-ustadz luqman ba’abduh dan yg bersamanya, dan semua ahlussunnah yg mendengarkan untuk takut kpd Allah dn benar2 mnjga dakwah ini.
29. Apa yg syaikh hani sampaikan ini adalah berlaku untuk semuanya, berlaku untuk kalian yg hadir dan berlaku bg siapapun yg mendengarkannya.
30. Hindari sebab2 perselisihan, jaga kemuliaan dakwah ini, dan senantiasa bersatu.
31. Hati-hati dari orang2 yang senantisa mengacau dakwah ini, memuji ihya turots, memuji dakwah2 yg menginginkan perpecahan.
31. Bersatu diatas satu kalimat dan menjaga persatuan.
32. Asy-Syaikh Rabi’ sangat bergembira dgn risalah yg ada, sangat bahagia dgn risalah yg ada. siapapun yg jatuh dalam kesalahan dan kembali kpd al-haq, maka itu adalah kemuliaan, dan tidak ada yg bs lepas dr kesalahan. hendaknya jujur untuk kembali kpd alkitab dan sunnah.
[Lebih lengkap dan jelasnya, bg yg py audionya silahkan mendengar kembali apa yg disampaikan oleh al-ustadz ali basuki, Lc.]
Semoga bermanfaat, Jazakumullahu khairan
Sumber : https://www.facebook.com/muhammad.natsir.3348
Catatan Pelita
Sunnah:
1.
Ttranskrip dan terjemahan
secara utuh dan detail dari nasehat syaikh hani semalam Insya Allah akan
disebarkan oleh asatidzah setelah diperlihatkan dan disetujui oleh beliau hafizhahullah.
2.
Kesimpulan dan faedah tersebut
kami nukilkan dr akun facebook Akhuna Muhammad Natsir Jayapura dengan sedikit
penambahan kalimat prolog yang berwarna ungu

Tidak ada komentar:
Posting Komentar